Hotline 021-8403641
Informasi lebih lanjut?
Home » Berita » Jika Sudah Mampu Haji, Sebaiknya Segera atau Ditunda?

Jamaah Haji PT Sahara Kafila Wisata

Haji adalah kewajiban bagi orang yang mampu sekali seumur hidup. Pertanyaanya apakah haji itu harus didahulukan atau diakhirkan, padahal kita dalam keadaan mampu?

“Mampu di sini artinya memenuhi beberapa persyaratan yang digariskan dalam hukum Islam,” kata KH Mohammad Hidayat, MBA dalam bukunya Ensiklopedi Haji dan Umrah. 

Imam Syafii, Imam Auzai, Imam Tsauri, dan Muhammad bin Hasan berpendapat bahwa wajib ibadah haji itu adalah ‘alat tarakhi’ boleh ditangguhkan/tidak harus segera dilakukan. Pendapat itu diriwayatkan juga oleh Imam Al Mawardi dalam kitab Al-Majmunya) dari Ibnu Abbas RA, Anas RA, Jabir, Atha, dan Thawus.

“Akan tetapi, Imam Abu Hanifah, Imam Malik, Imam Ahmad, dan sebagian imam dari Mazhab Syafii serta Imam Abu Yusuf berpendapat bahwa wajibnya haji adalah ‘ala faur’ yaitu harus segera dilaksanakan,” katanya.

Imam Malik berpendapat lain, “Wajib haji yaitu wajib ‘ala tarakhi’ boleh ditangguhkan selama tidak takut hilang kesempatannya. Namun jika takut ilang kesempatannya, hukumnya menjadi ‘ala faur’ harus segera dilaksanakan.”

Sumber : ihram.co.id

Belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Komentar Anda*Nama Anda* Email Anda* Website Anda

Mungkin Anda tertarik membaca artikel berikut ini.

Tiga Teknologi Penyelenggaraan Haji

4 March 2019 684x Berita

Penyelenggaraan haji selalu diwarnai dengan inovasi yang tak terpikirkan. Ada saja pembaruan yang terlihat pada infrastruktur situs suci, sehingga lebih memudahkan umat Islam melaksanakan rukun Islam kelima. Contohnya adalah penutupan sumur zamzam di dekat Ka’bah. Semula jamaah haji bisa mencapai sana dan menimba langsung air zamzam. Namun, kini sumur ... selengkapnya

Kiswah, Bukan Sekadar Kain Penutup Ka’bah

17 July 2020 672x Berita

Ada satu ritual menarik yang ditunggu banyak orang sebelum wukuf di Arafah. Yaitu, pergantian Kiswah, atau kain penutup Ka’bah. Saat ritual, Masjidil Haram ditutup untuk umum, tapi pers dari mancanegara dipersilahkan mengikuti dan televisi lokal menayangkan langsung. Ini bukan ritual istimewa, tapi menjadi sangat menarik jika sebelum mengikutinya kita ... selengkapnya

Pelajaran dari Perang Hunain

Pelajaran dari Perang Hunain

3 February 2017 455x Berita

Setelah nyaris kalah, pasukan kaum Muslim akhirnya meraih kemenangan dalam Perang Hunain. Dr Akram Dhiya al-Umuri dalam Shahih Sirah Nabawi menjelaskan, dalam pertempuran itu, Rasulullah SAW mengingatkan dengan tegas agar kaum Muslim tak melukai apalagi membunuh kaum perempuan dan anak-anak dari pihak musuh. Dalam perang itu, kaum Muslim mendapatkan harta ra... selengkapnya

Kantor Kami

Komplek Kafila Business Center

Jl. Raya Bogor Km. 21 No. 1 – 2 Kel. Rambutan Kec. Ciracas – Jakarta Timur

Telp. 021-8403641

Kontak Kami

Apabila ada yang ditanyakan, silahkan hubungi kami melalui kontak di bawah ini.