Hotline 021-8403641
Informasi lebih lanjut?
Home » Berita » Shafa dan Marwah, Kisah di Balik Keimanan Seorang Wanita

Pada saat memasuki Makkah untuk melaksanakan ibadah haji dan umrah, kita akan melakukan Sa’i yaitu berjalan dan berlari sebanyak tujuh kali antara Shafa dan Marwah. Di bukit antara Shafa dan Marwah sepanjang 450 meter inilah terkandung kisah keimanan yang pertama dari seorang wanita yang ditinggalkan suaminya di tempat yang tidak ada sarana untuk hidup.

Wanita itu adalah Hajar, istri Ibrahim as. Ibrahim meninggalkannya atas perintah Allah dan Hajar menerima kehendak dan iradat Allah itu dengan ridha. Namun tak lama setelah suaminya pergi, Ismail putranya menangis karena kehausan. Saat itulah Hajar harus berbuat sesuatu, berjalan dan berlari mencari air.

Usaha pencarian sudah dilakukan. Jerih payah pun sudah dikerahkan, namun segala upayanya buntu. Hajar belum menemukan air yang dibutuhkan. Dan kini harapannya hanya pertolongan Allah semata. Dia yakin Allah tidak akan mengabaikannya. Tiba-tiba ia melihat dari tanah yang terkena pukulan kaki bayinya memancar mata air.

Hajar mengumpulkan air itu dengan berteriak Zamzam, kumpul-kumpul. Itulah mata air Zamzam yang kita kenal sekarang ini. Benarlah Allah atas Firman-Nya: ”Siapakah yang memperkenankan (doa) orang yang dalam kesulitan apabila ia berdoa kepada-Nya, dan yang menghilangkan kesusahan serta yang menjadikan kamu sebagai khalifah di bumi? Apakah disamping Allah ada Tuhan yang lain?.” Sungguh amat sedikit kamu mengingat-Nya.” (QS An-Naml, 62).

Bukit bersejarah itu kini sudah berubah bentuknya dengan bangunan beton dua tingkat, memanjang dan menempel ke Masjidil Haram. Jalan tempat berlari tak lagi berupa debu pegunungan dan kerikil-kerikil tajam melainkan telah berubah berupa lantai pualam yang dingin ber-AC. Tetapi di kedua ujung jalan itu masih tetap ada bagian yang mendaki dengan gundukan batu alam asli yang direkat diantara lantai marmer. Itulah batuan asli Bukit Shafa dan Marwah yang masih sengaja disisakan di situ.

Peristiwa Sa’i merupakan ibrah bagi orang mukmin agar jangan berputus asa dalam situasi yang bagaimanapun dan sanggup menghadapi berbagai gejolak kehidupan dengan tabah dan optimis. Melalui peristiwa itu kita diingatkan bahwa Allah adalah pemilik segalanya. Allah memberikan rezeki kepada siapa pun baik dengan hitungan maupun tanpa hitungan. Allah menyuruh kita berikhtiar sebagaimana yang ditunjukkan oleh Hajar. Namun jangan salah mengerti. Bukan hanya sebab ikhtiar saja yang bisa membuka pintu rezeki. Segala sesuatu terjadi atas kehendak-Nya semata. Hanya Dialah yang mampu memberikan rezeki kepada hamba-Nya.

Kisah keimanan yang terjadi di antara bukit Shafa dan Marwah tidak lain untuk menarik perhatian kita agar menyadari bahwa Allah adalah Pencipta sebab akibat, namun kekuasaan Dia di atas segala sebab akibat.

Sumber : Republika.co.id

Belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Komentar Anda*Nama Anda* Email Anda* Website Anda

Mungkin Anda tertarik membaca artikel berikut ini.

Begini Cara Agar Jamaah Haji Tetap Fit Di Tanah Suci

Begini Cara Agar Jamaah Haji Tetap Fit Di Tanah Suci

25 August 2015 440x Berita

Di tengah cuaca ekstrem Arab Saudi yang sangat panas dengan suhu udara mencapai angka di atas 40 derajat Celcius, jamaah haji Indonesia harus pintar-pintar menjaga kondisi tubuh tetap sehat sehingga bisa menjalankan puncak proses haji yaitu wukuf di Arafah.Apalagi, menurut Kepala Bidang Kesehatan Panitia Penyelenggara Haji Indonesia (PPIH) 1436H/2015M, Mawar... selengkapnya

Agar Cepat Haji, Kekuatan Doa Lebih Dahsyat dari Uang

Agar Cepat Haji, Kekuatan Doa Lebih Dahsyat dari Uang

7 October 2014 424x Berita

Untuk berangkat ke Tanah Suci guna melakukan ibadah haji, uang bukanlah syarat utama. Sebab, ibadah haji memiliki mekanisme tersendiri yang mutlak diatur oleh Allah SWT. “Haji itu diatur oleh Allah SWT, maka berdoalah yang banyak,” ujar salah seorang tokoh Nahdlatul Ulama, KH Nuril Huda kepada ROL, di gedung PBNU beberapa waktu lalu. Menurut tokoh yang..... selengkapnya

Calon Jamaah Haji Diminta Persiapkan Kesehatan Sejak Dini

1 May 2018 499x Berita

Jamaah Haji Sahara Kafila, ketika sedang melaksanakan manasik Calon jamaah haji diminta mempersiapkan kesehatan sejak kini agar pelaksanaan haji berjalan lancar. Kementerian Kesehatan mengimbau kepada seluruh jemaah haji Indonesia untuk melakukan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). PHBS ini diantaranya selalu menjaga diri dari sengatan matahari secara la... selengkapnya

Kantor Kami

Komplek Kafila Business Center

Jl. Raya Bogor Km. 21 No. 1 – 2 Kel. Rambutan Kec. Ciracas – Jakarta Timur

Telp. 021-8403641

Kontak Kami

Apabila ada yang ditanyakan, silahkan hubungi kami melalui kontak di bawah ini.