Beranda » Catatan Haji » Serial Catatan Haji Bersama Sahara Kafila : Raudhah
Kafila International Islamic School

Secara bahasa artinya taman syurga. Area seluas 144 Meter persegi itu tak banyak memuat jama’ah, namun setiap waktunya ribuan orang berdesakan utk mencicipi “hidangan” syurga yang lezat di sana.

Raudhah terletak di antara makam (dahulu rumah Nabi dan ‘Aisyah) dan mimbar sang nabi. Secara fisik ditandai dengan karpet berwarna hijau. Di dalamnya terdapat mihrab lama di mana sang nabi melazimkan sholat tahajjud, bagian ini paling favorit karena jama’ah selalu antri agar mendapatkan kesempatan mendaratkan kening mereka di tempat sujud sang nabi.

Bila menghadap ke arah kiblat, di sisi sebelah kiri Raudhah berbatasan langsung dgn makam sang nabi ada 3 pilar yg sangat bersejarah; pilar pertama tempat nabi menerima tamu penting (usthuwanah al wufud), pilar kedua tempat penjagaan rumah sang nabi (usthuwanah al-hirs) dan pilar terakhir tempat nabi bersandar bila letih dari sholatnya (usthuwanah as-sarir).

Tentang Raudhah ini sang nabi pernah bersabda: “Di antara rumahku dan mimbarku adalah raudhah (taman) diantara taman-taman syurga dan mimbarku berada pada telagaku (di syurga) “. (HR. Imam Bukhari)
Ibnu Hajar al-Asqolani dan banyak ulama lain menyebutkan berdo’a di raudhah sangat dianjurkan karena termasuk tempat yg mustajab.

Aku berdo’a di sini, untuk kalian semua sahabat istana yatim, pesantren motivasi Indonesia, yang baik hati dan dermawan, semoga dalam waktu dekat, kerinduan kalian pada Raudhah kan segera mewujud nyata, Âmîn yâ Robbanâ 😇

Ayah Enha
Kamu Rindu siapa?

# Bagikan informasi ini kepada teman atau kerabat Anda

Kontak Kami

Apabila ada yang ditanyakan, silahkan hubungi kami melalui kontak di bawah ini.

Whatsapp