Beranda » Berita » Penjelasan Hajar Aswad yang Awalnya Putih Menjadi Hitam
Kafila International Islamic School

Dalam sebuah hadits disebutkan:

عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- « نَزَلَ الْحَجَرُ الأَسْوَدُ مِنَ الْجَنَّةِ وَهُوَ أَشَدُّ بَيَاضًا مِنَ اللَّبَنِ فَسَوَّدَتْهُ خَطَايَا بَنِى آدَمَ

Dari Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Hajar aswad turun dari surga padahal batu tersebut begitu putih lebih putih daripada susu. Dosa manusialah yang membuat batu tersebut menjadi hitam”. ( HR. Tirmidzi)

Menurut Maulana Muhammad Zakariyya Al Khandahlawi dalam kitabnya yang berjudul Fadhilah Haji, hadits ini memberitahukan kepada kita bahwa karena tangan-tangan mausia yang penuh dosa menyentuhnya, maka pengaruh dosa-dosa mereka telah menyebabkan batu itu menjadi hitam. Dalam hal ini hendaklah setiap orang memperhatikan dengan penuh teliti.

Apabila batu saja menjadi hitam karena sentuhan, maka bagaimana pula keadaanya dengan qalbu manusia yang terus menerus hidup dalam kemaksiatan. Menurut sebuah hadits, apabila seorang melakukan suatu dosa, maka akan melekat satu titik hitam dalam hatinya.

Jika ia bertaubat, maka titik hitam itu akan terhapus. Tetapi apabila ia melakukan dosa-dosa lagi, maka titik hitam yang lain akan melekat dalam hatinya. Jika terus menerus melakukan dosa dan tidak bertaubat, maka titik hitam itu pun akan bertambah banyak, sehingga hati itu akan menjadi hitam seluruhnya.

 

Sumber : ihram.co.id

# Bagikan informasi ini kepada teman atau kerabat Anda

Kontak Kami

Apabila ada yang ditanyakan, silahkan hubungi kami melalui kontak di bawah ini.

Assalamu'alaikum wr wb, ada yang bisa kami bantu ?
Powered by