Hotline 021-8403641
Informasi lebih lanjut?

Dibalik Makna Nama Mina

25 December 2016 508x Berita

Home » Berita » Dibalik Makna Nama Mina

Salah satu tempat suci (masya’ir muqodasah) itu merupaka destinasi keempat dalam perjalanan ibadah haji. Nama Mina dipilih berdasarkan dua hal, yaitu pertama berasal dari kata yumna yang berarti yuraq dan bermakna memancar darah sembelihan. Kedua berasal dari kata Tamana yang berarti berangan-angan, itu karena Nabi Adam berharap Surga di tempat itu. Mina terletak di antara kota Makkah dan Muzdalifah, jaraknya sekitar tujuh kilometer kea rah timur Masjidil Haram.

Namun, apabila pergi ke sana tanpa melalui terowongan jaraknya hanya sekitar empat kilometer. Mina adalah tempat berkemah dan bermalam para jamaah haji pada malam ke-10 sampai malam ke-12. Bahkan ada jamaah yang bermalam dan berkamah di sana sampai malam ke-13, kedua pilihan itu diperbolehkan.

Di Mina lah, para jamaah juga melakukan lempar jumrah. Terdapat tiga jumrah di sana, yaitu jumrah Qubra, jumrah Wustha, dan jumrah Sughra. Pada hari ke-10, para jamaah melempar jumrah di jumrah Aqabah sebanyak tujuh kali. Hari berikutnya, mereka melempar jumrah di ketiga jumrah yang ada, dimulai dari Sughra, Aqabah, Wustha, dan Aqabah. Jarak antara Aqabah dan Wustha adalah 240 meter, serta jarak anatara Wustha dan Aqabah adalah 148 meter.

Pada tahun 1292 Hijriyah, pemerintah merenovasi dan memperluas tempat jamarat Mina atas tuntutan dari semakin padatnya jamaah haji. Pada tahun 1383 Hijriyah, pemerintah membuat proyek perluasan jamarat bernama Jusur Jamarat, yaitu penambahan jembatan jumrah dan membuat lantai atas.

Pada tahun 1426 Hijriyah, Raja Abdullah bin Abdul Aziz memerintahkan agar merenovasi total jembatan Jamarat dengan menambahkan terowongan bawah tanah. Bangunan itu terdiri dari empat lantai yang dilengkapi dengan emergency tower, balai pengobatan, dan pusat peneyelamatan serta pengawasan, ditambah beberapa heliped. Mina ternayata menjadi tempat turunnya Surat an-Nashr, Ibnu Katsir mengatakan bahwa ayan tersebut turun pada hari Tasyrik.

“Apabila terlah dating pertolongan Allah dan kemenangan dan kamu lihat manusia masuk agama Allah dengan berbondong-bondong, maka bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu dan mohonlah ampun kepada-Nya. Sesungguhnya Allah adalah Maha Penerima Taubat (Surat an-Nashr: 1-3).”

Sumber : Republika.co.id

Belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Komentar Anda*Nama Anda* Email Anda* Website Anda

Mungkin Anda tertarik membaca artikel berikut ini.

Tak Ada Batasan Usia untuk Haji 2023, Lansia Bisa Berangkat

10 January 2023 210x Berita

Pemerintah Indonesia mendapat kuota memberangkatkan 221 ribu orang tanpa batasan usia untuk menunaikan ibadah haji di Tanah Suci Mekkah pada tahun 2023. Kuota itu terdiri atas 203.320 jamaah haji reguler dan 17.680 jamaah haji khusus. Untuk petugas, tahun ini mendapat 4.200 kuota. Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas dan Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi Ta... selengkapnya

Menanam Kebaikan ala Hajar

Menanam Kebaikan ala Hajar

16 December 2015 492x Berita

Siapa pun kita yang hendak melaksanakan ibadah haji atau umrah tidak akan pernah lepas dari pelaksanaan sai, karena ini merupakan bagian dari rukun haji atau umrah. Rukun berarti sebuah aktivitas atau perbuatan-perbuatan yang wajib dilakukan sebagai bagian dari syarat sah kegiatan haji atau umrah. Sai merupakan berlari-lari kecil dari bukit Shafa ke bukit Ma... selengkapnya

Total Calon Haji Indonesia di Tanah Suci 46.702 Orang

Total Calon Haji Indonesia di Tanah Suci 46.702 Orang

10 September 2014 485x Berita

Jemaah haji yang akan diberangkatkan dari Jeddah ke Madinah Jumlah jemaah calon haji Indonesia ters bertambah. Hingga pukul 21.00 Waktu Arab Saudi, Rabu 9 September 2014, total calon haji yang menjejakkan kaki di tanah suci tercatat 46.602 orang. Sebanyak 550 orang di antaranya petugas kloter. Jumlah ini belum ada sepertiga calon jemaah yang berhaji tahun... selengkapnya

Kantor Kami

Komplek Kafila Business Center

Jl. Raya Bogor Km. 21 No. 1 – 2 Kel. Rambutan Kec. Ciracas – Jakarta Timur

Telp. 021-8403641

Kontak Kami

Apabila ada yang ditanyakan, silahkan hubungi kami melalui kontak di bawah ini.